Profesi tata Boga

Profesi tata Boga

welcome to my world...

slamat membaca dan smoga bermanfaat...

Selasa, 05 Januari 2010

STANDAR PEMBIAYAAN PENDIDIKAN

Dalam masalah pembiayaan dalam proses pendidikan, biasanya sering disebut dengan “Administrasi”. Sedangkan administrasi pendidikan seringkali disalah artikan sebagai semata-mata ketatausahaan pendidikan karena administrasi pendidikan mempunyai pengertian kerja sama untuk mencapai tujuan pendidikan. Seperti kita menyadari bahwa tujuan pendidikan itu merentang dari tujuan yang sederhana sampai dengan tujuan yang kompleks, tergantung dengan lingkup dan tingkat pengertian pendidikan yang dimaksud.

Pada tingkat sekolah, sebagai salah satu bentuk kerjasama dengan pendidikan misalnya, untuk mencapai tujuan pendidikan disekolah itu diperlukan kerjasama diantara semua personel sekolah (guru, murid, kepala sekolah, staf tata usaha) dan orang di luar sekolah yang memiliki kaitannya dengan sekolah sehingga kerjasama dalam menyelenggarakan sekolah harus dibina sehingga semua yang terlibat dalam urusan sekolah tersebut memberikan sumbangannya secara maksimal.

Administrasi pendidikan juga memiliki pengertian sebagai proses untuk mencapai tujuan pendidikan. Proses itu dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pemantauan dan penilaian yang kesemuanya merupakan sebuah sistem dari proses pendidikan. Dalam melihat sekolah sebagai suatu sistem kita harus melihat dalam berbagai faktor, diantaranya :
>> masukannya, yaitu bahan mentah yang berasal dari luar sistem (lingkungan) yang akan diolah oleh sistem, dalam sistem sekolah dasar masukan ini adalah anak-anak yang masuk sekolah ataupun instansi pendidikan tersebut.

>> Prosesnya, yaitu kegiatan sekolah beserta aparatnya untuk mengolah masukan menjadi pengeluaran. Untuk melaksanakan proses ini harus ada sumber, baik tenaga, sarana dan prasarana, uang maupun waktu. Sumber ini sering kali dinamakan masukan instrumental.

>> Keluaran, yaitu masukan yang telah diolah melalui proses tertentu. Dalam hal ini berupa lulusan.

Untuk memahami konsep yang erat hubungannya dengan administrasi pendidikan disekolah, kita perlu membahas beberapa aspek yang sekiranya berkaitan, yaitu :
1. Sistem pendidikan Nasional
Sistem pendidikan nasional adalah alat dan tujuan dalam mencapai cita-cita pendidikan nasional. Sebagai alat berarti sistem itu merupakan wadah yang dialami dapat kegiatan yang mencapai tujuan pendidikan nasional. Sebagai tujuan, sistem pendidikan nasional memberikan rambu-rambu kemana arah dan bagaimana seharusnya pendidikan nasional itu diolah.dalam penjelasan undang-undang Nomor 2/1989, maka dapat diketahui bahwa sistem pendidikan nasional dapat dicirikan sebagai berikut :
a. berakar kepada kebudayaan nasional berdasarkan pancasila dan UUD 45
b. merupakan suatu kebulatan yang dikembangkan melalui usaha mencapai tujuan nasional
c. mencangkup jalur pendidikan sekolah dan luar sekolah
d. mengatur jenjang, kurikulum, penetapan kebijakan (terpusat dan tidak terpusat), tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan kriteria dan kedudukan penyelenggaraan pendidikan oleh pemerintah dan masyarakat, kebebasan pnyelenggaraan pendidikan, serta kemudahan untuk mendapat pendidikan yang sesuai dengan peserta didik dan lingkungannya

2. Sekolah sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional
Telah disebutkan bahwa jenjang pendidikan adalah unsur atau komponen sistem pendidikan nasional, yaitu termasuk dalam komponen organisasi. Jenjang pendidikan terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

- Pendidikan dasar merupakan pendidikan dasar 9 tahun, terdiri dari program pendidikan enam tahun disekolah dasar dan tiga tahun disekolah lanjutan tingkat pertama.
pembi
- Didalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 1990 tentang pendidikan menengah, pendidikan menengah didefinisikan sebagai pendidikan yang diselenggarakan bagi lulusan pendidikan dasar.

Adapun tujuan pembiayaan (administrasi) pendidikan secara umum adalah sebagai berikut :
1. tujuan kurikuler, yaitu tujuan satu mata pelajaran dalam suatu institusi, misalnya tujuan pengajaran sejarah disekolah menengah umum
2. tujuan instruksional umum, yaitu tujuan suatu pokok bahasan tertentu suatu mata pelajaran dalam suatu tingkat dan dalam suatu jenjang institusi
3. tujuan instruksional khusus, yaitu tujuan mata pelajaran dalam suatu periode atau unit tertentu dalam suatu tingkat pada jenjang institusi

lingkup pembicaraan tentang administrasi pendidikan itu juga tergantung pada level (tingkatan) tujuan pendidikan yang ingin dicapai, yaitu pada tingkatan kelas sampai pada tingkat sistem pendidikan nasional. Makin luas cangkupannya maka makin banyak yang terlibat dan makin kompleksnya permasalahan. Sebagai tenaga kependidikan, khususnya guru, wawasan tentang administrasi pendidikan amat penting karena pemahaman latar kerja guru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini